Entah takdir seperti apa yang akan saya jalani disini, yang jelas pekerjaan saya disini memberikan saya kesempatan untuk menjelajahi sebagian besar daerah di Bali, tidak hanya Ubud saja. Baru tiga hari disini saya sudah 'harus' menelusuri Denpasar bagian selatan, dimulai dari Seminyak ke selatan hingga komplek fourseason resort di Jimbaran. Nusa dua dan Sanur juga tak ketinggalan. Yang jelas kedepannya saya berharap bisa memposting tempat-tempat menarik di pulau ini, tentunya kalau saya sudah pegang 'senjata' lagi, hehe. Oke, mari mulai menjelajah Bali:)
Tampilkan postingan dengan label omong gondrong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label omong gondrong. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Februari 2012
Halo Bali
Sudah satu minggu saya berada di Denpasar, satu minggu yang menjadi awal minggu-minggu saya selanjutnya di sini. Jujur, tidak pernah sedikitpun saya punya angan-angan untuk bekerja apalagi untuk menetap di Bali. Satu-satunya yang pernah saya pikirkan tentang Bali adalah kapan saya bisa melihat Ubud, itu saja. Namun saya adalah manusia yang hanya bisa merencanakan, tidak punya sedikitpun kuasa untuk menentukan. Dan ternyata Yang Maha Menentukan telah menggariskan bahwa Bali akan menjadi salah satu cerita dalam hidup saya.
Entah takdir seperti apa yang akan saya jalani disini, yang jelas pekerjaan saya disini memberikan saya kesempatan untuk menjelajahi sebagian besar daerah di Bali, tidak hanya Ubud saja. Baru tiga hari disini saya sudah 'harus' menelusuri Denpasar bagian selatan, dimulai dari Seminyak ke selatan hingga komplek fourseason resort di Jimbaran. Nusa dua dan Sanur juga tak ketinggalan. Yang jelas kedepannya saya berharap bisa memposting tempat-tempat menarik di pulau ini, tentunya kalau saya sudah pegang 'senjata' lagi, hehe. Oke, mari mulai menjelajah Bali:)
Entah takdir seperti apa yang akan saya jalani disini, yang jelas pekerjaan saya disini memberikan saya kesempatan untuk menjelajahi sebagian besar daerah di Bali, tidak hanya Ubud saja. Baru tiga hari disini saya sudah 'harus' menelusuri Denpasar bagian selatan, dimulai dari Seminyak ke selatan hingga komplek fourseason resort di Jimbaran. Nusa dua dan Sanur juga tak ketinggalan. Yang jelas kedepannya saya berharap bisa memposting tempat-tempat menarik di pulau ini, tentunya kalau saya sudah pegang 'senjata' lagi, hehe. Oke, mari mulai menjelajah Bali:)
Sabtu, 21 Januari 2012
Tiga Do'a Saya Dan Jawaban-Nya
Allah SWT pasti mendengar do'a kita, hanya saja kapan do'a itu dikabulkan, itu menjadi rahasia-Nya. Namun jangan kuatir, kalau memang sudah waktunya dikabulkan, pasti dikabulkan. Ngomong-ngomong soal do'a yang dikabulkan, alhamdulillah tiga do'a saya minggu ini dikabulkan semua, dapat bonus pula. Hehe, rejeki memang nggak kemana.
Mengawali do'a saya di awal minggu ini adalah semoga Prili jadi pulang ke Surabaya weekend ini. Beberapa waktu lalu soalnya dia sempat bilang kalau liburan imlek ini mau pulang, dan alhamdulillah dia sudah dalam perjalanan menuju Surabaya sekarang. Semoga perjalanannya selalu dilindungi Allah SWT. Sepertinya dia lumayan lama di Surabaya, libur tiga hari ditambah cuti dua hari, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, haha.
Tahu kalau Prili berencana pulang weekend ini, saya yang biasanya hanya berdo'a semoga bisa segera dapat pekerjaan, kali ini sedikit saya tambahi menjadi semoga saya bisa dapat pekerjaan sebelum Prili pulang ke Surabaya. Kenapa harus sebelum dia pulang? Soalnya kalau ke rumahnya pasti ditanyain sama orang tuanya, "Sudah kerja dimana sekarang?", kalau sudah dapat kerja kan enak jawabnya, beda kalau masih nganggur, hehe. Sebenarnya sih do'a untuk dapat pekerjaan ini sudah intens saya lakukan sejak wisuda bulan September tahun lalu, tapi do'a saya baru dikabulkan minggu ini tepat sebelum Prili pulang ke Surabaya, alhamdulillah bisa sedikit lega kalau bertandang ke rumahnya:D
Selanjutnya, do'a saya yang ketiga adalah semoga artikel saya bisa masuk best 100 lomba menulis artikel wisata dalam program Adira Faces Of Indonesia. Kalau tulisan saya masuk 100 artikel terbaik rencananya hadiahnya mau saya pakai untuk nambahi upgrade kamera saya. Dan alhamdulillah sekali lagi do'a saya dikabulkan. Dari tiga artikel yang saya kirim, satu diantaranya masuk 100 artikel terbaik. Silahkan kalau mau membaca. Untuk do'a saya yang ketiga ini saya diberi bonus, ternyata tidak hanya saya saja yang masuk best 100 tapi Prili dan teman saya Andreas juga masuk. Double alhamdulillah!
Ya sudah kalau begitu saya cukupkan dulu omong gondrong saya kali ini, karena saya harus siap-siap untuk kencan malam ini, hehe. Have a nice long weekend:)
Senin, 01 November 2010
Baca Apa Saja Asal Bermanfaat
Orang tua, terutama ibu saya, tidak pernah merasa keberatan kalau anak-anaknya minta dibelikan buku. Malah kadang kami tiba-tiba dibelikan meskipun tidak minta. Dan akhirnya mau tidak mau, membaca menjadi salah satu hobi saya hingga sekarang, nggak tahu kalau adik saya, hehe.
Jujur saja, sejak dari kecil hingga sekarang, bacaan favorit saya adalah majalah, bukan komik, bukan juga novel, apalagi paper ilmiah. Entah kenapa tapi bagi saya membaca majalah itu nggak membosankan, bisa jadi karena layout yang menarik dan banyak gambarnya. Namun, karena saya adalah mahasiswa jurusan teknik, sudah barang tentu banyak paper dan jurnal ilmiah yang menunggu untuk saya baca. Kadang saya menghayal, seandainya paper ilmiah itu seperti majalah, mungkin saya akan betah berlama-lama membacanya, huehehe.
Pada postingan omong gondrong kali ini, saya akan sedikit mereview top two bacaan-bacaan favorit saya mulai dari TK hingga sekarang, yang kebanyakan memang didominasi majalah. Oke kawan, mari kita bernostalgia sejenak:)
-TK-
Di entry level jenjang pendidikan saya ini selain hobi meng-grafity (baca : corat-coret) tembok kamar, saya suka membaca buku belajar membaca yang isinya tentang cara mengeja kata. Memang kurang menarik bagi kita yang sudah bisa membaca seperti sekarang, tapi bagi saya buku ini memiliki andil cukup besar dalam membantu saya belajar membaca, selain diajari langsung oleh orang tua atau guru saya tentunya.
-SD-
Saat SD, saya suka membaca majalah Kuncup, Donald Bebek, Mentari Putera Harapan dan Bobo. Dua yang terakhir tadi adalah favorit saya. Dulu ibu saya langganan dua-duanya, seingat saya sejak kelas dua saya sudah punya majalah ini sampai berhenti langganan saat masuk SMP.
Rubrik favorit saya di majalah Bobo dulu adalah Ensiklobobo, banyak sekali pengetahuan yang saya dapat dari rubrik ini. Selain itu juga masih banyak rubrik lain yang tidak kalah menarik, seperti Apa kabar Bo?, Boleh Tahu, Cerpen, Arena Kecil, Tak Disangka dll. Lalu masih ingatkah kalian dengan tokoh-tokoh kartun di majalah ini selain Bobo, Coreng, Cimut dan keluarga Bobo lainnya? Yap, masih ada Nirmala dan Oky serta cerita dua sahabat, Bona dan Rong-Rong yang selalu menghuni halaman terakhir majalah ini.
Kalau rubrik di majalah Mentari saya agak lupa. Selain cerpen, yang saya ingat mungkin hanya dongeng kecerdikan Abunawas dan sihirnya Hamindalid saja.
-SMP-
Di bangku SMP inilah saya mulai mengenal komik. Waktu itu yang lagi populer adalah komik Dragon Ball dan Detektif Conan, tapi kalau ditanya mana yang lebih saya suka, Detektif Conan adalah pilihan saya. Saya ingat, dulu saya dan adik saya sering berlagak jadi Conannya. Jadi kami bersama membaca salah satu kasus pembunuhan yang ada di komik, lalu kami sok-sokan menganalisa dan menebak kira-kira siapa pembunuh yang ada di kasus tadi. Kadang tebakan kami benar, meskipun dengan analisa yang ngawur, hahaha.
Selain komik Detektif Conan, saya suka sekali membaca tabloid Soccer. Meskipun saya tidak suka main bola tapi saya selalu update berita-berita seputar sepak bola khususnya Liga Italia yang waktu itu lagi heboh, biar nggak kalah sama teman-teman yang lain. Selain itu juga karena ada bonus poster pemain sepak bola hampir di setiap edisinya. Seingat saya dulu harganya Rp. 2500,- jadi saya setiap hari nabung Rp. 500,- untuk membeli tabloid ini setiap minggunya:)
-SMA-
Saya mulai suka musik saat duduk di bangku SMA. Alat musik yang pertama saya suka waktu itu adalah gitar karena bisa dimainkan dimana saja, termasuk di kos-kosan saya. Demi memenuhi keinginan saya itu, saya akhirnya memutuskan belajar bermain gitar. Saya lebih suka belajar otodidak dengan membaca chord-chord lagu dari majalah musik. Hotchord saat itu menjadi pilihan saya, karena paling murah dan ada bonus posternya.
Entah kenapa waktu itu saya tiba-tiba ingin membeli tabloid Home ini. Yang jelas, setelah saya baca untuk yang pertama kali, saya merasa kalau tabloid ini isinya menarik, berisi banyak inspirasi tentang desain interior dan exterior rumah. Waktu itu saya sempat berpikir kalau kuliah nanti saya ingin mengambil jurusan desain interior atau arsitek saja, ya..walaupun akhirnya sekarang saya di jurusan komputer, tapi biarlah itu jadi salah satu hobi saya:)
-Kuliah-
Tabloid PCplus inilah yang mendominasi tumpukan buku-buku saya saat ini, selain buku-buku kuliah tentunya. Harganya nggak terlalu mahal, menurut saya isinya juga lengkap dan selalu up to date membahas teknologi komputer terbaru, bagaimana tidak lha terbitnya 2 minggu sekali. Selain itu, bonus cd software yang ada di setiap edisinya juga menjadi salah satu alasan saya membeli tabloid ini.
Akses internet yang semakin cepat hingga menjangkau kamar kos-kosan, membuat saya jadi jarang membeli majalah di kios atau toko buku. Saya lebih sering membaca majalah versi on-line atau mendownloadnya secara gratisan dalam bentuk e-book. Favorit saya adalah majalah Exposure. Memang ada kekurangannya, nggak semua isi yang ada di versi cetak juga ditampilkan di versi on-linenya. Saya pikir wajar, lha memang gratisan,kalau mau lengkap ya beli versi cetaknya. Kalau dalam bentuk ebook memang isinya sama dengan versi cetaknya hanya saja kita perlu sebuah gadget untuk membacanya seperti i-pad atau ebook reader supaya kita bisa membaca dengan nyaman layaknya membaca buku. Kalau saya sih, pakai laptop saya saja sudah cukup:)[ all image from google ]
Minggu, 22 Agustus 2010
Live Curious
Nggak sengaja waktu buka facebook, di wall teman saya ada share video National Geographic yang judulnya "Live Curious". Saya jadi ingat kalau dulu pernah punya video ini dari Ayos, teman kos saya. Saya coba buka-buka folder video di laptop dan menemukan video keren ini masih tersimpan rapi bersama video-video National Geographic lainnya. Alhamdulillah...:) Kalau mau download bisa langsung ke sini
Karena text narasinya tidak ditampilkan di video, untuk yang bahasa Inggrisnya ala kadarnya seperti saya, mungkin text di bawah bisa memandu Anda menonton video diatas:)
Ya, live curious. Setelah tahu artinya saya jadi bertanya pada diri saya, apakah hidup saya selama ini sudah cukup curious? Hehe, ternyata jawabannya belum. Jujur saja, saya termasuk orang yang gampang puas pada suatu pencapaian dan paling takut mengambil resiko yang terlalu besar. Saya bukan termasuk orang yang selalu berpikir, "Selesai nglakuin ini, selanjutnya nglakuin apa lagi ya? Terus setelah itu apa lagi?". Mungkin inilah yang membuat saya merasa kalau kehidupandisekitar saya tampak biasa saja. Bukan berarti saya tidak bersyukur atas apa yang saya dapat hingga saat ini, hanya saja saya merasa masih banyak hal-hal baru yang belum saya lakukan dan belum saya ketahui. Bagaimana dengan Anda, sudah cukup curious-kah hidup Anda? :)
Karena text narasinya tidak ditampilkan di video, untuk yang bahasa Inggrisnya ala kadarnya seperti saya, mungkin text di bawah bisa memandu Anda menonton video diatas:)
If you are, you breath. If you breath, you talk.
If you talk, you ask. If you ask, you think.
If you think, you search. If you search, you experience.
If you experience, you learn. If you learn, you grow.
If you grow, you wish. If you wish, you find.
If you find, you doubt. If you doubt, you question.
If you question, you understand. If you understand, you know.
If you know, you want to know more.
And if you want to know more, you are alive.
National Geographic channel...live curious.
Ya, live curious. Setelah tahu artinya saya jadi bertanya pada diri saya, apakah hidup saya selama ini sudah cukup curious? Hehe, ternyata jawabannya belum. Jujur saja, saya termasuk orang yang gampang puas pada suatu pencapaian dan paling takut mengambil resiko yang terlalu besar. Saya bukan termasuk orang yang selalu berpikir, "Selesai nglakuin ini, selanjutnya nglakuin apa lagi ya? Terus setelah itu apa lagi?". Mungkin inilah yang membuat saya merasa kalau kehidupan
Selasa, 27 Juli 2010
Staring.
Saya suka sekali dengan anak-anak. Bukan, saya bukan mahasiswa pedofil, saya laki-laki normal kok. Hanya saja, entah itu karena tingkah polah mereka yang polos, wajah mereka yang innocent,atau senyum mereka yang muaniisss sekalipun hanya dengan dua gigi kelinci saja, yang jelas mereka selalu sukses membuat saya tersenyum,hehe. Tatapan mata mereka jujur. Mereka belum mahir berbohong seperti
Waktu main ke Balai Pemuda minggu pagi kemarin, saya sempat jeprat-jepret nggak jelas ngambil gambar anak-anak kecil, yah itung-itung ikut memperingati Hari Anak Nasional, huehehe. Ekpresinya macem-macem, ada yang malu-malu, ada yang cuek, yang tidurpun juga ada, okelah kalau begitu cekidot saja langsung:)
Ceritanya si cewek manis ini pengen cepet-cepet pulang, dia ngrengek ke ibunya minta pulang tapi si ibu sepertinya masih asyik nonton reog. Sadar kalau mau saya ambil gambar, dia buru-buru ngumpet di balik bahu ibunya sambil sesekali ngintip saya, hehe.
Senyum dong, jangan mencep begitu:)
Anak ini antusias sekali nonton reog sampai nggak sadar kalau saya ambil gambar:D
Anak ini nggak peduli, meskipun sekitarnya ramai penonton dan panas, kalau ngantuk ya tidur aja, hehe.
Ini keponakan saya, si Mayo, waktu buka file-file foto di laptop nemu foto ini:)
Minggu, 16 Mei 2010
Di Atas Gerbong Penataran
Tepat pukul 04.45, kereta api Penataran yang saya tumpangi perlahan mulai bergerak meninggalkan stasiun Gubeng. Bersama seorang teman kos, panggil saja Fajar, kami kebetulan naik di gerbong paling buntut yang penerangannya remang-remang menuju gelap. Di gerbong ini masih sepi penumpang, membuat kami leluasa memilih bangku kosong mana yang kami suka.
Sengaja saya pilih bangku dengan seat 3, maksudnya biar saya bisa tidur sambil berselonjor ria. Hehe, apatis! Sikap saya ini bukan tanpa alasan, tengah malam saya baru bisa tidur lalu pagi jam empat sudah harus siap-siap pergi ke Gubeng, huah mata ini masih terasa berat untuk melek, ngantuk banget!
Haha, ternyata sikap apatis saya cukup sampai stasiun Wonokromo saja, soalnya ada bapak-bapak minta izin untuk duduk sebangku dengan saya. Ya jelas saya kasih izinlah, lha memang kereta ini bukan milik keluarga saya. Hehe.
Semula perjalanan ini lancar-lancar saja. Selain bau ban yang kurang sedap yang dibawa bapak-bapak disamping saya, mungkin hanya bau asap rokok yang sedikit mengusik hidung saya. Tapi setelah dari stasiun Waru, hidung saya mulai terganggu dengan bau 'busuk' yang entah dari mana asalnya. Gila! Ini sih bukan kurang sedap lagi, tapi enggak sedap sama sekali! Baunya seperti kaos kaki setengah kering yang sebelumnya sudah direndam 3 hari, lalu tanpa dicuci dengan detergen langsung dijemur. Yaiks!
Penderitaan saya bertambah, mas-mas setengah baya disamping saya (bukan bapak-bapak tadi) tidur dengan kaki mengangkang lebih dari 90 derajat yang memaksa saya untuk lebih mengatupkan kaki. Arrgh, sempit iki lho mas! Bukan hanya itu, saat saya sudah mulai merem melek, tiba-tiba dia terbangun lalu muter mp3 di hp-nya dengan volume hampir maksimal, kenceng banget! Lagunya? Dangdut koplo cuy! Hiyaaa. Maaf,bukannya saya meremehkan jenis musik ini, tapi kebetulan saya memang kurang suka, jadi sah saja saya merasa terganggu. Parahnya, setelah muter mp3 itu dia langsung tidur lagi. Oalah mas, kok enggak sungkan sama kakek-nenek depanmu itu.
Oya, sebelum turun dari kereta,ada seorang penjual mamiri yang dikerjai seorang bapak-bapak penumpang. Bapak itu tanya, "Mas, banci iku iso manak gak?" (baca:Mas, banci itu bisa beranak enggak?). Kalau saya yang ditanya ya jelas saya jawab enggak bisa, mas penjual mamiri pun juga jawabnya enggak mungkin banci bisa beranak. Tapi si Bapak malah balik tanya, "Tapi kok nang ndunyo tambah akeh yo?" (baca:Tapi kok di dunia tambah banyak ya?). Wahahahaha...jayus pak!
Sengaja saya pilih bangku dengan seat 3, maksudnya biar saya bisa tidur sambil berselonjor ria. Hehe, apatis! Sikap saya ini bukan tanpa alasan, tengah malam saya baru bisa tidur lalu pagi jam empat sudah harus siap-siap pergi ke Gubeng, huah mata ini masih terasa berat untuk melek, ngantuk banget!
Haha, ternyata sikap apatis saya cukup sampai stasiun Wonokromo saja, soalnya ada bapak-bapak minta izin untuk duduk sebangku dengan saya. Ya jelas saya kasih izinlah, lha memang kereta ini bukan milik keluarga saya. Hehe.
Semula perjalanan ini lancar-lancar saja. Selain bau ban yang kurang sedap yang dibawa bapak-bapak disamping saya, mungkin hanya bau asap rokok yang sedikit mengusik hidung saya. Tapi setelah dari stasiun Waru, hidung saya mulai terganggu dengan bau 'busuk' yang entah dari mana asalnya. Gila! Ini sih bukan kurang sedap lagi, tapi enggak sedap sama sekali! Baunya seperti kaos kaki setengah kering yang sebelumnya sudah direndam 3 hari, lalu tanpa dicuci dengan detergen langsung dijemur. Yaiks!
Penderitaan saya bertambah, mas-mas setengah baya disamping saya (bukan bapak-bapak tadi) tidur dengan kaki mengangkang lebih dari 90 derajat yang memaksa saya untuk lebih mengatupkan kaki. Arrgh, sempit iki lho mas! Bukan hanya itu, saat saya sudah mulai merem melek, tiba-tiba dia terbangun lalu muter mp3 di hp-nya dengan volume hampir maksimal, kenceng banget! Lagunya? Dangdut koplo cuy! Hiyaaa. Maaf,bukannya saya meremehkan jenis musik ini, tapi kebetulan saya memang kurang suka, jadi sah saja saya merasa terganggu. Parahnya, setelah muter mp3 itu dia langsung tidur lagi. Oalah mas, kok enggak sungkan sama kakek-nenek depanmu itu.
Oya, sebelum turun dari kereta,ada seorang penjual mamiri yang dikerjai seorang bapak-bapak penumpang. Bapak itu tanya, "Mas, banci iku iso manak gak?" (baca:Mas, banci itu bisa beranak enggak?). Kalau saya yang ditanya ya jelas saya jawab enggak bisa, mas penjual mamiri pun juga jawabnya enggak mungkin banci bisa beranak. Tapi si Bapak malah balik tanya, "Tapi kok nang ndunyo tambah akeh yo?" (baca:Tapi kok di dunia tambah banyak ya?). Wahahahaha...jayus pak!
Senin, 22 Maret 2010
1st
Setahun lalu, tepatnya bulan Februari, blog ini pertama kali saya publish di internet. Keinginan untuk membuat blog sebenarnya sudah ada saat detik-detik terakhir masuk kuliah jaman D3 dulu, tapi baru benar-benar terealisasi setelah melihat blog salah seorang temen kos yang ciamik soro, isi, layout maupun gaya nulisnya. Dari situ keinginan saya untuk membuat blog semakin besar apalagi saat itu saya baru saja turun dari Gunung Welirang jadi saya pikir kenapa tidak saya tulis saja pengalaman saya itu. Setelah tanya ini itu tentang every thing about bloging pada temen saya itu akhirnya jadi juga saya bikin blog. Jreng! Dan jadilah seperti ini:D
Harapan kedepannya sih semoga saja bisa nulis lebih banyak lagi dan tentunya dengan posting yang lebih menarik. Masih perlu banyak belajar tentang bagaimana cara nulis yang bener:)
Jumat, 21 Agustus 2009
Marhaban Ya Ramadhan
Marhaban Ya Ramadhan.Rasanya baru sebentar saja kita meninggalkan ramadhan tahun lalu, tapi sebentar lagi bulan suci yang penuh berkah itu akan tiba. Bulan yang penuh ampunan, bulan yang selalu dirindukan kedatangannya oleh setiap muslim karena dibulan ramadhan ini setiap amal perbuatan baik kita akan digandakan pahalanya.
Jadi mari kita bersama-sama membuka hati dan pikiran kita, sambut bulan suci ini dengan penuh suka cita dan mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat agar kita mendapat rahmat dari Allah SWT. Amin.
Sabtu, 13 Juni 2009
Potret kehidupan
Miris sekali melihat gambar anak kecil di atas. Seharusnya anak seusia dia yang masih dalam masa pertumbuhan, mendapatkan gizi yang mencukupi. Namun apa yang kita lihat? Untuk sesuap nasi saja dia harus mencari sendiri makanannya, makanan sisa pula, yang kotor dan tentu tidak higienis. Tapi inilah kenyataan, inilah salah satu potret kehidupan di negara kita.Terima kasih untuk mas Irmawan atas fotonya yang mengingatkan kita untuk memperhatikan saudara kita yang kurang mampu.
Rabu, 22 April 2009
Sahabat Kecil
Mudik kali ini saya mendapat kejutan. Betapa tidak, meskipun hanya pulang sehari tapi sehari itu benar-benar mengesankan dan cukup mengharukan. Saya dan teman-teman kecil waktu SD dulu diberikan kesempatan oleh Alloh SWT untuk berkumpul, me-remind cerita waktu SD dulu, ya biarpun tidak semuanya bertemu tapi kemarin benar-benar menyenangkan. Mungkin bagi sebagian orang, bertemu teman waktu SD adalah biasa saja tapi bagi kami yang sudah 9 tahun tidak bertemu itu merupakan hal yang berkesan. Yang membuat berkesan lagi adalah kami tidak pernah merencanakan ini semua. Idenya berawal dari Sofi, setelah 9 tahun meninggalkan Semboro, baru kali ini dia bisa kembali dari Jakarta dan ingin bertemu teman-teman waktu kecil terutama teman SD.Langsung saja minggu siang itu, kami ber-enam, saya, Agung, Sofi, Rendy, April dan Pramono berniat mengunjungi teman kami waktu SD dulu, target pertama adalah daerah Kamaran karena teman kami banyak disana. Pertama ke rumah Dita lalu ke rumah Agus, ke rumah Khoirul dan terakhir ke rumah Elly, di rumah Elly inilah teman-teman berkumpul. Ada Mely dan Santi yang datang belakangan. Dan disanalah kami mulai memutar kembali memori cerita berkesan waktu SD dulu, mulai guru-gurunya, pelajarannya, kelakuan masing-masing anak hingga membuka rahasia jaman dulu, seperti siapa ngefans siapa, hehehehe. Setelah agak sorean kami melanjutkan ke rumah Hera lalu terakhir ke rumah Annisa dan ditutup dengan makan bakso ”Barokah” yang maknyus. Sebenarnya kami belum puas dengan pertemuan yang singkat ini tapi waktu jugalah yang harus memisahkan. Semoga kita bisa bertemu kembali saat reuni setelah lebaran tahun ini. Amin. I miss U guy’s, keep contact ya!
Oya ini adalah daftar nama siswa SDN Sidomekar II angkatan 1993 yang saya ingat, maaf fotonya belum ada, hehe.
1. Aan 2. Adita 3. Agung 4. Agus 5. Andi 6. Anik 7. Annisa 8. Aprilia 9. Aulia 10. Bobbi 11. Boni 12. Dita 13. Drajat 14. Elly 15. Erna 16. Faisal 17. Galuh 18. Grendy 19. Heri 20. Khoirul 21. Marten 22. Mely 23. Nurullah 24. Rafiul 25. Rendika 26. Riris 27. Rully 28. Santi 29. Sofi 30. Wiwik
Semoga suatu saat kita bisa bertemu lagi, dan kalau suatu saat nanti kita telah menemukan cita-cita kita, ingatlah bahwa ia terwujud karena ada kita.
http://www.varfin.wordpress.com/
Jumat, 27 Maret 2009
Arti Sahabat

" ...
Persahabatan bagai kepompong
Merubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
..."
Pasti sudah tahu penggalan lirik lagu diatas, yup! Itu adalah penggalan lirik lagu Kepompong milik Sindentosca yang beberapa waktu lalu pernah booming di beberapa stasiun tv swasta dan radio bahkan sampai sekarang di pakai sebagai soundtrack sinetron di salah satu stasiun tv swasta. Kali ini bukan lagunya yang akan aku bahas tapi pesan yang ada dalam lirik lagunya yang bercerita tentang persahabatan.
Merubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
..."
Pasti sudah tahu penggalan lirik lagu diatas, yup! Itu adalah penggalan lirik lagu Kepompong milik Sindentosca yang beberapa waktu lalu pernah booming di beberapa stasiun tv swasta dan radio bahkan sampai sekarang di pakai sebagai soundtrack sinetron di salah satu stasiun tv swasta. Kali ini bukan lagunya yang akan aku bahas tapi pesan yang ada dalam lirik lagunya yang bercerita tentang persahabatan.
Sahabat. Semua orang pasti mempunyai sahabat, atau kalau mengaku tidak punya paling tidak teman dekatlah. Sahabat tidak harus satu orang lho, bisa saja kita dekat dengan beberapa teman dan kita enjoy dengan mereka maka mereka bisa kita sebut sahabat. Sahabat menurut pemahaman dan pengalamanku selama ini adalah tempat berbagi kisah dan pengalaman, teman belajar dan seru-seruan, serta tempat peminjaman uang alias utang,hehehe (maklum anak kos). Untuk yang terakhir ini jarang sih tapi pernah aku lakukan kalau kiriman uang dari orang tua agak terlambat, jadi jika uang mereka yang terlambat dan uangku masih ada ya ganti aku yang meminjami. Saling mambantu pokoknya.
Arti persahabatan menurut seseorang ternyata berbeda-beda, baru-baru ini aku membaca salah satu blog di internet tentang arti sahabat yang menuliskan bahwa persahabatan adalah suatu amanah karena memerlukan pemeliharaan dan penjagaan agar tetap terjalin karena kalau kita tidak serius menjaganya maka bukan tidak mungkin persahabatan itu bisa hancur walaupun mungkin hanya disebabkan sedikit salah paham yang sebenarnya bisa segera diselesaikan. Yang namanya persahabatan pasti akan melewati suatu ujian, sebagai contoh nyata, beberapa waktu yang lalu aku pernah mengalami hal seperti itu, karena kesibukan kita masing-masing, aku dan sahabatku jarang berkomunikasi walaupun hanya sekedar menanyakan kabar melalui sms, hal itu berlangsung cukup lama hingga akhirnya sedikit masalah saja bisa membuat salah paham diantara kita. Tapi karena kita sadar betapa pentingnya persahabatan dan tidak mudah untuk menciptakan persahabatan itu akhirnya kita kalahkan ego kita, saling mengaku salah. Betapa indah persahabatan kalau dipelihara dengan baik.
Salah seorang sahabatku ternyata juga berbeda dalam mengartikan persahabatan, menurut dia, sahabat itu seperti warna pada pelangi. Masing-masing memiliki warna sendiri-sendiri, mempunyai corak yang berbeda-beda, tapi warna dan corak itu akan terlihat lebih indah ketika kita bersama. Dia juga mengatakan sahabat itu seperti bintang, tidak selalu terlihat tapi selalu ada, hehehe perumpamaan yang bagus.
Sebagai seorang teman atau sahabat sudah sepatutnya kita saling menasehati dan saling mengingatkan walaupun kadang kita salah mengartikan maksud dari nasihat tadi dan membuat sakit hati, tapi ingatlah seorang sahabat tidak akan menutupi kekhilafan sahabatnya untuk menghindari perselisihan justru karena dia sayang maka dia akan dengan tulus menegur apa adanya.Kenapa aku menulis artikel ini? Karena aku lagi kangen sama teman-temanku waktu di SMP, SMA terutama teman kuliah yang sudah mlencar kemana-mana. Miss u guy's, kapan kumpul-kumpul lagi.
Salam hijau.
nb : model di foto judul posting adalah panji dan daru, teman kuliahku.
Jumat, 20 Februari 2009
Happy Birthday To Me
Assalamu'alaikum wr.wb.Hai perkenalkan aku Muhammad Nurullah, asli cah Jember. Cukup panggil nurul, nunu ato noe aja:) .Ini adalah pertama kali aku posting tulisan di blog,awalnya sih kurang tertarik dengan yang namanya blog soalnya sudah males dulu kalau bayangin bagian rumit-rumitnya tapi setelah lihat punya salah satu anak kos sacharosa 63, jadi tertarik bikin blog sendiri:). Awalnya ga ada ide mau nulis apa tapi...tuing-tuing akhirnya ada juga yang mau ditulis. Oiya sebelumnya aku mau ngucapin "Happy Birthday to me", hehe hari ini aku ulang tahun, Thank's ya Alloh sudah ngasih karunia yang luar biasa indah hingga saat ini:) Keluarga, sahabat, teman n prili:) Ga terasa udah tambah tuwir,hehe. Jadi mumpung moment-nya pas jadi sekalian saja launching blog:)
Oke kita mulai ceritanya,kalau inget jadi ketawa sendiri,hahaha. Berawal saat aku pulang kuliah kira-kira jam 22.20, waktu mau masuk kamar kok kamar ga terkunci, tapi belum ada pikiran apa-apa sih. Terus waktu mau tidur, nyari kunci kamar kok ga ada, aku mulai curiga ini pasti ada apa-apa entar, maksudnya mungkin anak-anak kos mau ngerjain aku pas tengah malem (trauma kegilaan anak-anak kos waktu jaman SMA dulu saat ada yang ultah jadi udah mikir aneh-aneh dulu kalau waktunya ultah gini T,T). Aku inget kalau kunci kamarku sama dengan kunci kamarnya Oq' jadi aku pinjam saja kuncinya, tapi kok dia protes terus gitu wah jadi tambah curiga neh. Oiya kalo soal temen-temen kos sacharosa 63 lain waktu saja aku posting sendiri,hehe. Oke kembali ke cerita, akhirnya kunci aku balikin lagi ke Oq', aku udah mikir pasrah saja deh mau diapain jadi aku biarkan kamar ga terkunci. Tapi waktu mau tidur aku mencium gelagatnya Setz yang aneh-aneh seperti mukul-mukul tembok sampai nggremeng ga jelas yang aku nangkepnya biar anak-anak lain ga tidur,hahaha dasar brother!! Dari situ aku yakin pasti ada apa-apa entar malem, mikirku aku pasti mau dimasukin bak mandi (trauma jaman SMA >_<) ya udah aku mikir nyari cara biar kamarku ga bisa dibuka..tuing!! dapat ide neh!(dari film-film barat,hehehe). Aku ganjel knop pintu kamarku pake' tumpukan buku yang ditumpuk diatas kursi, terus kursinya aku ganjel pake' kasur yang aku tiduri, lampu aku matiin trus nunggu aksinya anak-anak,hehe. Bener saja jam 12 malem mereka rame-rame datang ke kamarku, waktu mau buka pintu awalnya ga bisa, tapi dasar Ble badannya gedhe, kursi yang aku buat ganjel ga kuat nahan sampai melengkung, hahaha.
Aku pasrah deh mau diapain tapi ternyata dugaanku salah besar!! Anak-anak dateng bawa kue tart lengkap sama lilinnya, ada kameramennya juga!!hehehe thanks guys!!I will not forget it!:). Fiuuhh...aku udah su'udzon sama kalian, maaf yo!! :) Haaah akhirnya setelah nyanyi lagu kebangsaan orang ultah terus tiup lilin and finally...potong kueee...!!!hehehe ga tau siapa yang beli tuh kue yang jelas tuh kue tart paling enak yang pernah aku makan:) sekali lagi thanks ya rek!:) oiya ada yang ketinggalan, anak-anak awalnya pada kecewa ama Setz soalnya dia dianggap sebagai biang kerok kurang suksesnya surprise yang udah mereka rencanain,hahaha...tp overall aku terima kasih banget buat kalian:). Paginya si Prili datang ke kos ngasih kado, lumayan gedhe sih, aku kira photonya dia terus dipigura gitu eh ternyata dikasih sesuatu yang bisa dipeluk, dibelai, pokoknya kalau diapa-apain ga ngalawan, hehehe tau ga apa?? Yup, boneka!Boneka pisang badannya warna kuning terus kaki, tangan ama jambulnya warna ijo lagi senyum n di dadanya ada tulisan sweet ama gambar love:) lumayan gedhe buat dipeluk,hehehe thanks ya Prili:) Tapi bulan ini bener-bener bokek, ga tau bisa traktir kapan.....fiuuuhh moga aja ada rejeki mendadak,hehe Mungkin itu dulu aja, semoga kedepannya bisa sering posting-posting lg:) Wassalamu'alaikum wr.wb.
Aku pasrah deh mau diapain tapi ternyata dugaanku salah besar!! Anak-anak dateng bawa kue tart lengkap sama lilinnya, ada kameramennya juga!!hehehe thanks guys!!I will not forget it!:). Fiuuhh...aku udah su'udzon sama kalian, maaf yo!! :) Haaah akhirnya setelah nyanyi lagu kebangsaan orang ultah terus tiup lilin and finally...potong kueee...!!!hehehe ga tau siapa yang beli tuh kue yang jelas tuh kue tart paling enak yang pernah aku makan:) sekali lagi thanks ya rek!:) oiya ada yang ketinggalan, anak-anak awalnya pada kecewa ama Setz soalnya dia dianggap sebagai biang kerok kurang suksesnya surprise yang udah mereka rencanain,hahaha...tp overall aku terima kasih banget buat kalian:). Paginya si Prili datang ke kos ngasih kado, lumayan gedhe sih, aku kira photonya dia terus dipigura gitu eh ternyata dikasih sesuatu yang bisa dipeluk, dibelai, pokoknya kalau diapa-apain ga ngalawan, hehehe tau ga apa?? Yup, boneka!Boneka pisang badannya warna kuning terus kaki, tangan ama jambulnya warna ijo lagi senyum n di dadanya ada tulisan sweet ama gambar love:) lumayan gedhe buat dipeluk,hehehe thanks ya Prili:) Tapi bulan ini bener-bener bokek, ga tau bisa traktir kapan.....fiuuuhh moga aja ada rejeki mendadak,hehe Mungkin itu dulu aja, semoga kedepannya bisa sering posting-posting lg:) Wassalamu'alaikum wr.wb.
Langganan:
Postingan (Atom)
















